Produk
  Persyaratan
  Cara Pembayaran
  Fitur
   BNI Call
   BNI Point Reward
   Dana Plus
   Executive Airport Lounge
   Isi Ulang Pulsa Ponsel dan Smart Reload
   Layanan Mobile
   Perisai Plus
   Perlindungan Asuransi 24 Jam
   Asuransi Bebas Premi
   Transaksi Fitur di ATM BNI
   SmartBill
   e-billing BNI
   SmartSpending
   Tele Travel
   Perlindungan Extra Untuk Anda
   Kartu Tambahan
   Valid Worldwide
  FAQ
BNI Credit Card >   Fitur > Perisai Plus

PERISAI PLUS

Untuk meningkatkan layanan kepada nasabah peserta PerisaiPlus, mulai 1 Juni 2011 terdapat penyesuaian Premi menjadi 0,49%

Asuransi ini memberikan perlindungan bagi peserta PerisaiPlus terhadap resiko kematian, cacat (ketidakmampuan sementara), dan cacat tetap akibat sakit/kecelakaan serta tambahan benefit perlindungan terhadap 40 penyakit kritis (Critical Illness).

Benefit Asuransi PerisaiPlus

1. Santunan Meninggal Dunia

Jika Tertanggung meninggal dunia karena sakit* atau kecelakaan selama berlakunya program Asuransi ini maka Penanggung akan membayarkan santunan sebesar 2 (dua) kali Saldo Terhutang Kartu Kredit BNI Tertanggung sampai dengan tanggal kematian Tertanggung meliputi :

a) pelunasan Saldo Terhutang Kartu Kredit BNI Tertanggung kepada BNI

b) santunan tambahan sebesar 1 (satu) kali Saldo Terhutang Kartu Kredit BNI Tertanggung yang akan dibayarkan kepada ahli waris Tertanggung

Ketentuan Nilai Santunan Maksimum yang akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan adalah :

- Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) per Kartu Kredit Utama untuk Kartu Biru

- Rp. 100.000.000,- (seratus lima juta rupiah) per Kartu Kredit Utama untuk Kartu Emas

- Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) per Kartu Kredit Utama untuk Kartu Kredit Titanium/Platinum

Dengan dibayarkannya santunan tersebut, Kepesertaan PerisaiPlus otomatis berakhir.

Jika Tertanggung yang meninggal dunia memiliki Kartu Kredit BNI lainnya yang tidak terdaftar dalam Program Asuransi PerisaiPlus, maka santunan tambahan yang akan dibayarkan kepada ahli waris Tertanggung akan dipergunakan terlebih dahulu untuk melunasi sisa tagihan Kartu Kredit BNI Tertanggung lainnya tersebut.

2. Santunan Cacat Sementara (Ketidakmampuan Sementara)

Jika selama berlakunya Program Asuransi ini, Tertanggung menderita Sakit* atau mengalami kecelakaan yang menyebabkan Tertanggung tidak dapat melakukan pekerjaan apapun sedikitnya selama 30 (tiga puluh) hari berturut-turut, yang menurut pertimbangan medis harus dilakukan perawatan rumah sakit dan/atau masih dibutuhkan perawatan tambahan dirumah sebagai tindak lanjut dari perawatan rumah sakit, maka mulai hari ke-31 (tiga puluh satu) Penanggung akan membayar tagihan bulanan Tertanggung yang telah jatuh tempo untuk Kartu Kredit BNI yang dipertanggungkan dengan ketentuan :

- Tagihan minimum bulanan atau Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah) untuk Kartu Biru dan Emas, tergantung mana yang lebih besar.

- Tagihan minimum bulanan atau Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) untuk Kartu Titanium/Platinum, tergantung mana yang lebih besar.

Perhitungan klaim Ketidakmampuan Sementara untuk transaksi Kartu Kredit dimulai sejak tanggal dimulainya ketidakmampuan sampai dengan tanggal pengajuan klaim maksimum 6 (enam) bulan atau hingga nilai santunan maksimum yang telah ditentukan. Jika setelah pengajuan klaim ternyata Ketidakmampun Sementara masih berlanjut dan klaim yang dibayarkan belum mencapai maksimum 6 (enam) bulan, maka Tertanggung dapat mengajukan klaim kembali untuk sisa bulan yang belum dibayarkan klaimnya. Jika sebelum masa 6 (enam) bulan Tertanggung meninggal dunia, maka akan dibayarkan benefit meninggal dunia yaitu sebesar 200% dari Saldo Hutang tagihan Kartu Kredit BNI dan selanjutnya pertanggungan berakhir.

3. Santunan Cacat Tetap Total

Jika selama berlakunya Program Asuransi ini Tertanggung menderita sakit* atau mengalami kecelakaan, yang menyebabkan Tertanggung tidak dapat melakukan pekerjaan apapun sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan berturut-turut akibat Ketidakmampuan sementara dan/atau berdasarkan diagnosa medis ketidakmampuan akan berlanjut selama sisa hidup Tertanggung (bersifat permanen), maka Penanggung akan membayarkan sisa saldo terhutang Kartu Kredit BNI Tertanggung yang dipertanggungkan sebesar nilai transaksi sampai dengan tanggal dimulainya ketidakmampuan hingga Nilai Santunan Maksimum dan selanjutnya pertanggungan Cacat Tetap sementara/Total berakhir. Jika setelah Cacat Tetap Total pertanggungan masih berjalan, maka masa kepesertaan asuransi akan berakhir sampai Tertanggung meninggal dunia dan benefit meninggal dunia akan diberikan sesuai ketentuan benefit meninggal dunia dan selanjutnya kepesertaan asuransi akan berakhir.

*Sakit yang dipertanggungkan dibawah Program asuransi ini adalah sakit yang diderita oleh Tertanggung setelah Tertanggung dipertanggungkan dibawah Program Asuransi ini untuk masa sedikitnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal berlakunya asuransi.

4. Santunan Critical Illness

Jika Tertanggung mengalami sakit kritis (40 penyakit) dalam Masa Asuransi maka akan dibayarkan manfaat asuransi sebesar 100% dari Saldo terhutang dengan batas maksimum Uang Pertanggungan Ctritical Illness selanjutnya pertanggungan Critical Illness berakhir,  tetapi benefit asuransi kematian dan Cacat tetap sementara/total tetap berjalan.

Asuransi akan ditutup secara sepihak oleh BNI Card Center apabila Peserta tidak membayar tagihan Kartu Kredit BNI selama 3 bulan berturut - turut atau Peserta telah memasuki usia 65 tahun.

Cara Pengajuan Klaim

Dokumen yang harus dilengkapi pada saat pengajuan klaim untuk ketidakmampuan sementara serta Critical Illness adalah :

  • Surat pengajuan Klaim.
  • Berita acara dari kepolisian apabila ketidakmampuan sementara disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas.
  • Resume medis / Medical Report dari rumah sakit/dokter yang merawat (memakai formulir klaim dari perusahaan Asuransi).
  • Fotokopi /print tagihan 2 (dua) bulan terakhir sejak kejadian.
  • Surat keterangan ketidakmampuan bekerja dari perusahaan.
  • Fotokopi kuitansi dan perincian biaya rawat inap selama di Rumah Sakit yang telah dilegalisir.

Dokumen yang harus diserahkan untuk klaim meninggal dunia dan ketidakmampuan tetap adalah :

  • Surat pengajuan Klaim.
  • Surat keterangan kematian dari kelurahan/Pamong Praja setempat atas nama Tertanggung.
  • Berita acara dari kepolisian apabila meninggal dunia disebabkan karena kecelakaan lalu lintas.
  • Surat keterangan dari Rumah Sakit/Dokter mengenai penyebab kematian yang dilegalisir atau surat keterangan kronologis kematian dari ahli waris jika meninggal secara wajar bukan di Rumah Sakit dan tanpa penanganan Dokter (jika meninggal karena sakit).
  • Resume medis/medical report ketidakmampuan tetap dari Dokter/Rumah Sakit untuk Tertanggung.
  • Surat keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia setempat (apabila meninggal diluar wilayah Republik Indonesia).
  • Fotokopi/print screen tagihan 2 (dua) bulan terakhir sejak kejadian.
  • Dokumen lain sebagaimana diperlukan perusahaan, yaitu :
    • Fotokopi Kartu Keluarga.
    • Fotokopi KTP Para Ahli Waris.
    • Fotokopi Surat Keterangan Ahli Waris disaksikan oleh Kelurahan/Pamong Praja setempat dan diketahui oleh Camat. (oleh notaris jika WNI Keturunan)
    • Fotokopi Surat permintaan transfer dari Para Ahli Waris (Jika klaim disetujui dan ada santunan tambahan yang diterima Ahli Waris) yang berisi nomor rekening, nama bank dan cabang, atas nama (Jika Tertanggung yang meninggal dunia memiliki Kartu Kredit BNI lainnya yang tidak terdaftar PerisaiPlus, maka santunan tambahan yang akan dibayarkan kepada Ahli Waris Tertanggung akan dipergunakan terlebih dahulu untuk melunasi sisa tagihan Kartu Kredit BNI lainnya tersebut).
    • Fotokopi surat kuasa dari seluruh ahli waris kepada salah seorang ahli waris untuk mewakili seluruh ahli waris dalam mengurus dan menerima hasil klaim (dalam hal seluruh ahli waris tidak dapat melakukan pengurusan klaim secara bersama-sama).

Dokumen Klaim dikirimkan ke :

  • BNI Contact Center
    Wisma 46 Lt. 38
    Jl.
    Jendral Sudirman Kav. 1
    Jakarta Pusat - 10220